Ada
banyak jenis rapat, formal maupun informal, yang masing-masing hanya cocok
untuk tujuan tertentu. Karena itu,
sebelum melakukan persiapan dan menentukan peserta rapat, perlu ditentukan
jenis rapat yang tepat untuk mencapai sasaran.
MENIMBANG FAKTOR-FAKTOR
Setelah
memutuskan bahwa rapat itu perlu,selanjutnya perlu dipertimbangkan sejumlah
faktor, misalnya, haruskah segera dilakukan? Siapa saja yang perlu hadir? Apa
yang ingin dicapai dalam rapat? Dengan mengingat hal-hal tersebut serta sasaran
utama kita, pilih jenis rapat yang paling cocok. Misalnya, pertemuan empat mata
atau rapat komisi formal biasanya cocok untuk mengambil keputusan, sementara
sesi penggalian ide lebih cocok untuk berbagi ide.
BESARNYA RAPAT
Tujuan
menentukan besarnya rapat. Rapat besar maupun kecilpunya kelebihan dan
kekurangan. Orang dalam jumlah besar mempunyai beragam pendapat, namun mereka
cenderung membentuk kelompok. Sementara orang dalam jumlah kecil lebih bisa
bekerja sama tapi keragaman pandangan lebih kecil pula. Rapat dengan enam
hingga sembilan peserta cukup kecil untuk dikontrol, namun cukup besar untuk
timbul perdebatan. Rapat seukuran ini merangsang orang untuk hadir, karena
suara mereka pasti didengar.
|
MENYESUAIKAN
JENIS DENGAN TUJUAN RAPAT
|
||
|
TUJUAN
|
PERTIMBANGAN
|
JENIS
RAPAT
|
|
MENYANGKUT INFORMASI
Seperti,
menyampaikan atau menerima laporan, mengeluarkan instruksi, mengumumkan dan
menjelaskan perubahan prosedur.
|
Menyangkut kurang dari tiga orang
|
Informal
|
|
Menyangkut empat orangatau lebih
|
Formal
|
|
|
Perlu umpan balik dan diskusi
|
Informal atau formal
|
|
|
Menyampaikan informasi kepada direksi
|
Formal
|
|
|
Menyangkut para pemegang saham
|
AGM atau EGM
|
|
|
Menyangkut pemberitahuan kepada khalayak di luar
organisasi, termasuk media
|
Umum/publik
|
|
|
Melibatkan nara sumber informasi
|
Koferensi
|
|
|
MENYELESAIKAN
MASALAH
Misalnya, menangani keluhan
|
Hanya menyangkut satu orang
|
Empat mata
|
|
Perlu masukan dari sejumlah orang atau suatu kelompok
|
Komisi khusus
|
|
|
Menyangkut masalah yang mendesak
|
Improptu (dadakan)
|
|
|
MEMBUAT
KEPUTUSAN
Misalnya, menentukan satu pilihan, menerima wewenang,
menjalankan suatu aksi
|
Perlu diskusi singkat, atau menyangkut masalah
bisnis-bisnis non-standar
|
Improptu (dadakan)
|
|
Menyangkut masalah bisnis rutin
|
Formal
|
|
|
Perlu dibahas atau otorisasi pimpinan puncak
|
Pimpinan
|
|
|
Perlu otorisasi para pemegang saham perusahaan
|
RUT atau RULB
|
|
|
MENCARI
IDE
Misalnya membuat karya kreatif
|
Perlu ide kreatif untuk didiskusikan
|
Informal
|
|
Perlu segera muncul ide baru
|
Brainstoming
|
|
|
Perlu laporan atas masalah untuk ditimbang, dibahas dan
disusun
|
Formal
|
|
Sumber :
Hindle,Tim. (2001). Managing
Meetings. Diterjemahkan oleh : P. Boentaran, Husni Kamil. Jakarta. Dian Rakyat.
Oleh :
Rendy Robbani (087765501555)
0 comments:
Post a Comment