Mendengar dengan
benar sama pentingnya dengan berbicara, bahkan kadang lebih penting. Simak
setiap kata yang diucapkan dan cerna makna dibalik kata-kata itu. Prhatikan
bahasa tubuh dan nada bicara untuk membaca hati pembicara.
Mendengar Seksama
Dalam rapat, buatlah suasana kondusif untuk berbagi
pikiran Tunjukkan perhatian akan apa yang mereka katakan, mereka mungkin
membutuhkan dorongan. Jangan potong atau mendesak orang sedang menyampaikan
pendapat. Memang membutuhkan waktu untuk menyusun argumen, mungkin bisa saja
hingga akhirpun masih dalam perdebatan yang tidak jelas . hindari memotong
pembicarayang bisa membuat kita malu jika ternyata pedapat kita juga akan di
bahas. Catatlah pertanyaan dan tanyakan setelah pembicara selesai.
Untuk
Diingat
·
Pendengar yang baik tampak
menyimak; pandang pembicara, jangan potong dan perhatikan apa yang di
sampaikan.
·
Orang yang coba mendengar akan
terganggu bila ada yang berbisik-bisik atau bergerak-gerak.
·
Pembicaraan yangtidak relevan harus
segera dihentikan.
Menghargai Orang
Jangan
biarkan prasangka membuat kita menutup telinga untuk pandangan orang lain yang
mungkin saja bersifat baik, hormatilah mereka. Dengarkan dengan sopan walaupun
kita tidak suka dengan ide mereka. Kita juga yang akan untung, karena pada saat
kita biacara nantinya kita juga akan dihormati.
Mengubah
Presentasi (hal yang ingin dibahas atau ditanyakan)
Dengarkan dengan seksama tidak hanya pada isi, tetapi
juga dari pilihan kata yang mereka gunakan. Mungkin kita dapati apa yang mereka
sampaikan begitu mirip demgan milik kita yang membuat kita harus mengubah presentasi
(hal yang ingin dibahas atau ditanyakan). Jika perlu, sesuaikan pandangan kita
dengan apa yang kita dengar.
Sumber :
Hindle,Tim. (2001). Managing Meetings. Diterjemahkan oleh :
P. Boentaran, Husni Kamil. Jakarta. Dian Rakyat.
Oleh : Ibnatul Kariimah N
W (+6283853518081)
Songa Rafting (klik disini)


0 comments:
Post a Comment