Penempatan peserta
berpengaruh besar terhadap suksesnya suatu rapat. Pertimbangkan pengaturan
tempat duduk terlebih dahulu, jika perlu gambar rancangan penempatan peserta
untuk mendukung tercapainya tujuan rapat.
RAPAT EMPAT MATA
Dalam
rapat empat mata, posisi kedua peserta menentukan nuansa dan mempengaruhi
jalannya rapat. Atur tingkat formalitas dengan cara mengatur tempat duduk. Ada
tiga susunan tempat duduk utama untuk rapat empat mata yang mencerminkan sikap:
mendukung, kerjasama, konfrontasi. Untuk mengetahui pandangan peserta lain
tentang suasana rapat, letakkan empat buah kursi di sekeliling meja, duduk di
satu kursi dan perhatikan dimana dia mengambil tempat.
MENEMPATKAN KELOMPOK
Tujuan
rapat menentukan pengaturan tempat duduk. Ada tiga susunan dasar pengaturan
duduk. Jika mungkin terjadi negosiasi atau konfrontasi dipilih meja persegi
dengan kedua kubu duduk saling berhadapan dan pemimpin rapat yang netral di
tengah salah satu sisi. Untuk menekankan hirarki, tempatkan pemimpin rapat di
kepala meja. Untuk rapat yang lebih informal, dan tidak bersifat menjaga jarak,
pilihan meja bundar di mana setiap orang duduk sama tinggi. Rapat dengan banyak
peserta diadakan di sebuah auditorium atau ruangan yang luas, aturlah semua
duduk menghadap pemimpin rapat.
PERBEDAAN BUDAYA
Arti
hirarki berbeda-beda pada masyarakat yang berbeda. Di sebagian di negara Asia,
umur sangat berarti, sehingga orang yang paling tua mendapat posisi yang paling
tinggi. Dalam masyarakat lain, jabatan lebih berperan, sehingga seorang
direktur muda tidak mungkin mendapat posisi lebih tinggi dari seorang direktur
senior.
ATUR POSISI SECARA TAKTIS
Peran
tempat duduk seseorang tergantung pada posisinya terhadap pemimpin rapat.
Biasanya pemimpin duduk di kepala meja dan kursi di kanannya untuk orang
kepercayaannya. Namun tidak harus selalu demikian.
Penaturan
duduk yang praktis di dasarkan pada asumsi bahwa orang akan dipengaruhi oleh
orang yang duduk di dekatnya. Tentukan apa yang kita inginkan dari sebuah
rapat, lalu atur tempat duduk untuk membantu kita mencapainya. Bila masalah itu
kontroversial, pecah kekuatan; jangan taruh orang dengan pandangan serupa atau
bertolak belakang pada posisi bersebelahan agar opini terbagi dan pembicaraan
tidak melenceng. Rencanakan posisi duduk dengan apa yang kita tahu tentang para
pandangan para peserta tentang masalah yang dibahas. Kontak mata penting untuk
mengisyaratkan rekan kita mengenai langkah berikut yang akan diambil.
Pertimbangkan
siapa harus bisa memandang siapa dan atur tempat duduk berdasarkannya.
MEMBACA POSISI
Jika
tempat duduk dalam rapat tidak diatur, perhatikan posisi para peserta lain dan
pilih tempat yang sesuai. Pilihan tempat duduk menunjukkan pandangan seseorang
terhadap isi rapat dan peran yang akan dimainkannya dalam rapat. Penentang
keras boleh jadi mengambil tempat di dekat pemimpin rapat. Duduk di tengah
menandakan keinginan berpartisipasi penuh, bahkan mendominasi pembicaraan.
Sebagai pemimpin rapat, bujuk orang yang berbicara paling keras untuk duduk
berhadapan langsung dengan kita.
MENYAMPAIKAN MASALAH
Penyampaian
masalah dipengaruhi oleh posisi kita. Rencanakanlah tempat duduk demi
keuntungan kita. Posisi melingkar menandakan kesetaraan sehingga kita sulit
menekan orang, sementara menjaga jarak dengan berdiri di depan mereka atau
duduk di atas podium, atau di seberang meja akan menambah wibawa namun tidak
mendukung diskusi dua arah dan menyulitkan kita untuk menilai pikiran kita.
Sumber :
Hindle,Tim. (2001). Managing
Meetings. Diterjemahkan oleh : P. Boentaran, Husni Kamil. Jakarta. Dian Rakyat.
Oleh :
Rendy Robbani (087765501555)
0 comments:
Post a Comment